Pemanfaatan Pupuk Kompos Sebagai Pupuk Organik

Ditulis oleh: Dr. Ir. S. Palijama, MP Dipublikasikan pada: 25 Oktober 2023 - 05:38 WIT 7 kali
Pemanfaatan Pupuk Kompos Sebagai Pupuk Organik

Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik..


Pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat.

Apa manfaat Kompos?

Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek:

Aspek Ekonomi:

  1. Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah
  2. Mengurangi volume/ukuran limbah
  3. Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari bahan asalnya.

Aspek lingkungan:

  1. Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah
  2. Mengurangi kebutuhan lahan untuk penibunan

Aspek bagi tanah/tanaman:

  1. Meningkatkan kesuburan tanah
  2. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
  3. Meningkatkan kapasitas serap air tanah
  4. Menigkatkan aktivitas mikroba tanah
  5. Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
  6. Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
  7. Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
  8. Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah

Bahan-bahan yang dapat dikomposkan :

Pada dasarnya semua bahan-bahan organik padat dapat dikomposkan, misalnya: limbah organik rumah tangga, sampah-sampah organik pasar/kota, kertas, kotoran/limbah peternakan, limbah-limbah pertanian, limbah-limbah agroindustri, limbah pabrik kertas, limbah pabrik gula, limbah pabrik kelapa sawit, dll.

Jenis sampah yang dapat dikomposkan :

Sampah organik atau sering disebut sampah basah adalah jenis sampah yang berasal dari jasad hidup sehingga mudah membusuk dan dapat hancur secara alami. Contohnya adalah sayuran, daging, ikan, nasi, ampas perasan kelapa, dan potongan rumput/daun/ranting dari kebun dan sebagainya.


JENIS SAMPAH YANG TIDAK DAPAT DIKOMPOSKAN

SAMPAH NON ORGANIK

Sampah non-organik atau sampah kering adalah sampah yang tersusun dari senyawa non-organik yang berasal dari sumber daya alam tidak terbaharui seperti mineral dan minyak bumi atau dari proses industri. Contohnya adalah botol gelas, plastik, tas plastik, kaleng, dan logam.


APA YANG TERJADI SELAMA PROSES PENGOMPOSAN?

Proses Umum Pengomposan Limbah Padat Organik

Dari Poses Pembuatannya Kompos Dibagi Menjadi 2 :


KOMPOS ALAMI :

Yang dimaksud dengan pembuatan kompos secara alami adalah pembuatan kompos yang dalam proses pembuatannya berjalan dengan sendirinya, dengan sedikit atau tanpa campur tangan manusia. Manusia hanya membantu mengumpulkan bahan, menyusun bahan, untuk selanjutnya proses pengomposan berjalan dengan sendirinya. Kompos yang dibuat secara alami memerlukan waktu pembuatan yang lama, yaitu mencapai waktu 3-4 bulan bahkan ada yang mencapai 6 bulan dan lebih.


KOMPOS BUATAN :

Yang dimaksud dengan pembuatan kompos dengan campur tangan manusia adalah pembuatan kompos yang sejak dari penyiapan bahan (pengadaan bahan dan pemilihan bahan), perlakuan terhadap bahan, pencampuran bahan, pengaturan temperatur, pengaturan kelembaban dan pengaturan konsentrasi oksigen, semua dilakukan dibawah pengawasan manusia. Proses pembuatan kompos yang dibuat dengan campur tangan manusia biasanya dibantu dengan penambahan aktivator pengurai bahan baku kompos ? Starter Yang dimaksud dengan pembuatan kompos dengan campur tangan manusia adalah pembuatan kompos yang sejak dari penyiapan bahan (pengadaan bahan dan pemilihan bahan), perlakuan terhadap bahan, pencampuran bahan, pengaturan temperatur, pengaturan kelembaban dan pengaturan konsentrasi oksigen, semua dilakukan dibawah pengawasan manusia. Proses pembuatan kompos yang dibuat dengan campur tangan manusia biasanya dibantu dengan penambahan aktivator pengurai bahan baku kompos ? Starter

Apa itu starter kompos?


Mikro organisme dekomposer (yang terdiri dari bakteri pengurai, cendawan, mikroba pengurai lainnya) yang telah diisolasi yang digunakan untuk mempercepat proses dekomposisi bahan organik.


Penggunaan starter dapat mempercepat proses pengomposan dari 4-6 bln menjadi 3-4 minggu.

Beberapa bahan aktivator / starter yang dikenal di pasaran:

  • OrgaDec
  • Stardec
  • EM–4
  • Harmony
  • Fix-up plus
  • Tricoderma
  • MOL (Mikro Organisme Lokal)?buatan sendiri


Mikroba yang terkandung di dalam starter/activator:

Secara global terdapat golongan mikroba yaitu:

  • Bakteri fotosintetik
  • Lactobacillus sp
  • Sreptomycetes sp
  • Ragi (yeast)
  • Actinomycetes


Standar Kualitas Kompos dari Sampah Rumah Tangga


Santapan Harian Keluarga
Santapan Harian
Minggu, 30 Agt

Kekuatan Doa Yang Menyatukan Ikatan Keluarga

Di hari keluarga ini, kita diajak menghayati bahwa keluarga adalah bagian terpenting dalam...

Baca Selengkapnya

Pendeta Aktif

Pdt. L. F. Samual, S.Th

Pdt. L. F. Samual, S.Th

Ketua Majelis Jemaat

Unit Unit I - Sektor Kasih

Pdt. H. R. Lessil, S.Th

Pdt. H. R. Lessil, S.Th

Pendeta Jemaat

Unit Unit I - Sektor Pengharapan

Pdt. J. Sitanala, S.Th

Pdt. J. Sitanala, S.Th

Pendeta Jemaat

Unit Unit I - Sektor Anugerah

Majelis Jemaat

Ampi Maitimu

Ampi Maitimu

Wakil Majelis Jemaat

Unit Unit I - Sektor Hikmat

Dkn. J. Waelauru

Dkn. J. Waelauru

Sekretaris Majelis Jemaat

Unit Unit III - Sektor Berkat

Pnt. N. A. Timisela

Pnt. N. A. Timisela

Wakil Sekretaris Majelis Jemaat

Unit Unit II - Sektor Karunia

Pnt. A. F. Tousalwa

Pnt. A. F. Tousalwa

Bendahara Majelis Jemaat

Unit Unit II - Sektor Kasih

Pnt. F. Tupamahu/R

Pnt. F. Tupamahu/R

Wakil Bendahara Majelis Jemaat

Unit Unit I - Sektor Hikmat

Pdt. H. R. Lessil, S.Th

Pdt. H. R. Lessil, S.Th

Pendeta Jemaat

Unit Unit I - Sektor Pengharapan

Dkn. S. Tanikwele

Dkn. S. Tanikwele

Ketua Seksi PTPU

Unit Unit I - Sektor Sejahtera

Pnt. A. P. Pieris/P

Pnt. A. P. Pieris/P

Sub Seksi Pembinaan ARK

Unit Unit III - Sektor Berkat

Dkn. O. Ayal/P

Dkn. O. Ayal/P

Sub Seksi Pembinaan ARK

Unit Unit II - Sektor Kasih

Pnt. R. E. Reny de Fretes

Pnt. R. E. Reny de Fretes

Sub Seksi Pembinaan Pemuda

Unit Unit I - Sektor Pengharapan

Pnt. A. F. Parera

Pnt. A. F. Parera

Sub Seksi Pembinaan Kemitraan LP

Unit Unit II - Sektor Pengharapan

Dkn. J. M. Leskona/A

Dkn. J. M. Leskona/A

Sub Seksi Pembinaan Kemitraan LP

Unit Unit I - Sektor Sejahtera

Dkn. C. A. Latuheru/P

Dkn. C. A. Latuheru/P

Sub Seksi Pembinaan WGS

Unit Unit II - Sektor Berkat

Dkn. Y. Tomasila/L

Dkn. Y. Tomasila/L

Sub Seksi Pembinaan WGS

Unit Unit II - Sektor Karunia

Pnt. R. H. Tehupeiory/A

Pnt. R. H. Tehupeiory/A

Sub Seksi Pembinaan Keluarga

Unit Unit II - Sektor Sejahtera

Dkn. C. Solissa/S

Dkn. C. Solissa/S

Sub Seksi Pembinaan Keluarga

Unit Unit II - Sektor Pengharapan

Dkn. F. S. Salakory/M

Dkn. F. S. Salakory/M

Sub Seksi Pembinaan PJMG

Unit Unit II - Sektor Hikmat

Pnt. H. Matitakapa/N

Pnt. H. Matitakapa/N

Sub Seksi Pembinaan WGP

Unit Unit II - Sektor Pengharapan

Dkn. N. Souhoka/L

Dkn. N. Souhoka/L

Sub Seksi Pembinaan Pastoral & Konseling

Unit Unit II - Sektor Karunia

Dkn. D. V. Tuanakotta

Dkn. D. V. Tuanakotta

Sub Seksi Pembinaan Pastoral & Konseling

Unit Unit II - Sektor Hikmat

Pnt. A. Maitimu

Pnt. A. Maitimu

Ketua Seksi PIPK

Unit Unit II - Sektor Kasih

Pnt. D. F. Salakay/D

Pnt. D. F. Salakay/D

Sub Seksi Pemberitaan Injil

Unit Unit III - Sektor Sukacita

Pnt. C. J. Latuheru

Pnt. C. J. Latuheru

Sub Seksi Pemberitaan Injil

Unit Unit I - Sektor Kasih

Pnt. Y. Haurissa/S

Pnt. Y. Haurissa/S

Sub Seksi Pelayanan Hukum & Advokasi

Unit Unit II - Sektor Karunia

Dkn. S. J. Pesiwarissa/P

Dkn. S. J. Pesiwarissa/P

Sub Seksi Pelayanan Pendidikan

Unit Unit II - Sektor Sukacita

Dkn. S. D. Sariwating/T

Dkn. S. D. Sariwating/T

Sub Seksi Pelayanan Kesehatan

Unit Unit II - Sektor Sukacita

Dkn. N. Sapasuru/T

Dkn. N. Sapasuru/T

Sub Seksi Pemberdayaan Ekomoni Umat

Unit Unit II - Sektor Kasih

Dkn. R. Y. Muskitta

Dkn. R. Y. Muskitta

Sub Seksi Pemberdayaan Sospolbud

Unit Unit III - Sektor Pengharapan

Pnt. E. Maalalu

Pnt. E. Maalalu

Ketua Seksi POS

Unit Unit III - Sektor Pengharapan

Dkn. A. Siahaya

Dkn. A. Siahaya

Sub Seksi PKLD

Unit Unit II - Sektor Pengharapan

Pnt. P. Maitimu

Pnt. P. Maitimu

Sub Seksi Pembinaan Kerjasama A3K

Unit Unit II - Sektor Anugerah

Dkn. J. W. Lawalata

Dkn. J. W. Lawalata

Sub Seksi PKLD

Unit Unit II - Sektor Berkat

Dkn. Y. N. Kamanasa

Dkn. Y. N. Kamanasa

Sub Seksi LHKC

Unit Unit II - Sektor Berkat

Dkn. A. J. Hehareuw

Dkn. A. J. Hehareuw

Sub Seksi Bencana Alam & Sosial

Unit Unit III - Sektor Hikmat

Pnt. J. I. Timisela/N

Pnt. J. I. Timisela/N

Keuta Sub Seksi PPK

Unit Unit I - Sektor Sukacita

Pnt. A. Timisela

Pnt. A. Timisela

Sub Seksi Pembinaan Adm & Manajemen

Unit Unit I - Sektor Anugerah

Pnt. B. Papilaya

Pnt. B. Papilaya

Sub Seksi Pengembangan Staff

Unit Unit I - Sektor Pengharapan

Dkn. F. Putuhena

Dkn. F. Putuhena

Sub Seksi Pengendalian Program

Unit Unit I - Sektor Hikmat

Pnt. E. A. Tupan

Pnt. E. A. Tupan

Sub Seksi Pembinaan Sumber Keuangan Gereja

Unit Unit I - Sektor Anugerah

Dkn. R. Singadji

Dkn. R. Singadji

Sub Seksi Pengembangan Infrastruktur

Unit Unit I - Sektor Sukacita

Pnt. J. Pattipeilohy

Pnt. J. Pattipeilohy

Sub Seksi Pengembangan Infrastruktur

Unit Unit I - Sektor Hikmat

Dkn. J. B. Tatipikalawan

Dkn. J. B. Tatipikalawan

Sub Seksi Pembinaan Aparatur Pelayanan

Unit Unit II - Sektor Sukacita

Dkn. H. J. G. Matitakapa

Dkn. H. J. G. Matitakapa

Sub Seksi Pengembangan Infrastruktur

Unit Unit I - Sektor Kasih

Dkn. M. Engko/S

Dkn. M. Engko/S

Sub Seksi Pengendalian Program

Unit Unit I - Sektor Kasih

Dkn. S. Titarsole/P

Dkn. S. Titarsole/P

Sub Seksi LITBANG

Unit Unit I - Sektor Sukacita

Pnt. S. J. Radjawane

Pnt. S. J. Radjawane

Sub Seksi Pengelolaan Hub. Kerja Sama

Unit Unit II - Sektor Hikmat

Pnt. R. R. G. Pattihahuan

Pnt. R. R. G. Pattihahuan

Sub Seksi Pengelolaan Informasi

Unit Unit II - Sektor Berkat

Pnt. A. E. Hoke

Pnt. A. E. Hoke

Sub Seksi Dokumentasi & Publikasi

Unit Unit II - Sektor Karunia

Dkn. M. A. Wattimena/S

Dkn. M. A. Wattimena/S

Sub Seksi Komunikasi Pelayanan

Unit Unit I - Sektor Sukacita

Tuagama Jemaat

Remon Manuputty

Remon Manuputty

Tuagama

Gereja Syaloom

Izack Tehupiory

Izack Tehupiory

Tuagama

Gereja Pengharapan

Helmy Najib Wattimury

Helmy Najib Wattimury

Tuagama

Gereja Syaloom

Ferdinand Tuhehay

Ferdinand Tuhehay

Tuagama

Gereja Anugerah

Pengurus Cabang AMGPM

Fredy Tuhehay

Fredy Tuhehay

Ketua Cabang

Unit I - Sektor Anugerah

Annie Marthen

Annie Marthen

Sekretaris Cabang

Unit I - Sektor Pengharapan

Victor Timisela

Victor Timisela

Sekretaris Bidang I Cabang

Unit I - Sektor Karunia

Iwan Eipepa

Iwan Eipepa

Ketua Bidang I Cabang

Unit I - Sektor Karunia

Teofilus Haruway

Teofilus Haruway

Sekretaris Bidang II Cabang

Unit I - Sektor Berkat

Rethalin Dias

Rethalin Dias

Ketua Bidang II Cabang

Unit I - Sektor Kasih

Jenny Pattiradjawane

Jenny Pattiradjawane

Sekretaris Bidang III Cabang

Unit II - Sektor Pengharapan

Marcia Rikumahu

Marcia Rikumahu

Ketua Bidang III Cabang

Unit II - Sektor Karunia

Yapie Hehaeuw

Yapie Hehaeuw

Sekretaris Bidang IV Cabang

Unit III - Sektor Hikmat

Rossdiana Maitimu

Rossdiana Maitimu

Ketua Bidang IV Cabang

Unit I - Sektor Anugerah

Fransina Gomies

Fransina Gomies

Sekretaris Bidang V Cabang

Unit I - Sektor Kasih

Stevi Huwae

Stevi Huwae

Ketua Bidang V Cabang

Unit II - Sektor Anugerah

Pengurus Ranting AMGPM

Aditya Eipepa

Aditya Eipepa

Ketua Ranting Hikmat

Unit II - Sektor Karunia

Yavia Radjawane

Yavia Radjawane

Sekretaris Ranting Hikmat

Unit I - Sektor Hikmat

Alfaris Seipattiratu

Alfaris Seipattiratu

Ketua Ranting Kasih

Unit I - Sektor Kasih

Rosa Malisngoran

Rosa Malisngoran

Sekretaris Ranting Kasih

Unit I - Sektor Kasih

Timotius C. Manuputty

Timotius C. Manuputty

Ketua Ranting Pengharapan

Ketua dan Sekretaris