Berbahagialah Mereka Yang Mengandalkan Tuhan
Kita memang tak dapat pungkiri bahwa materi, kekuasaan, jabatan atau yang lainnya memiliki nilai penting dalam keberadaan manusia. Manusia tak mungkin hidup tanpa hal-hal tersebut, karena itu hikmat dan pengertian diperlukan untuk mengusahakan dan memilikinya. Hikmat dan pengertian perlu agar manusia terhindar dari kebahagiaan yang sia-sia. Kita memerlukan materi dan yang lainnya, namun jangan sampai melupakan Tuhan, sebab kebahagiaan sejati berasal dari-Nya. Hal apapun yang kita miliki termasuk kegemilangan, popularitas, dan prestasi hanyalah pemenuhan atas kebutuhan sebagai manusia, tetapi bukan penyelamat. Orang berhikmat mengandalkan Tuhan dan terhindar dari kesia-siaan. Andalkanlah Tuhan dan upayakanlah semua hal yang dibutuhkan dalam hidup agar kebahagiaan sejati dialami. Perhatikanlah dua contoh peradaban modern berikut ini. Presiden Brasil, G.Vargas yang berada di puncak karier dan jabatannya tapi justeru bunuh diri dengan cara menembak jantungnya sendiri. Marilyn Monroe, artis terkenal dan cantik mengalami depresi hingga overdosis. Kita mendapat pelajaran dari dua kisah itu bahwa keselamatan tidak terletak pada banyaknya harta atau tinggi rendahnya jabatannya serta popularitas atau ketenaran. Ingat dan renungkanlah bahwa mengandalkan Tuhan menjadikan kita berhikmat menjalani keberadaan dan berbahagia. Dia-lah Sang pemilik hidup dan sumber berkat. Pemazmur meyakini-Nya sebagai Sang pemilik kuasa abadi yang akan menjamin hidup kita kini dan nanti. Semua orang yang mengandalkan Tuhan memiliki hikmat, bersukacita dan berbahagia. Oleh sebab itu andalkanlah Dia dalam seluruh keberadaan ini.
Tuhan mampukan kami untuk selalu mengandalkan-Mu. Amin

